F-PDIP DPR Kunjungi Siswa SLTPN 56 Melawai
Rabu, 21 Apr 2004 11:57 WIB
Jakarta - Siswa dan guru SLTPN 56 Melawai, Jaksel, yang nekat menggelar proses belajar mengajar di pinggir jalan, terus mendapat kunjungan politisi. Kali ini, lagi-lagi orang PDIP yang mengunjungi.Yang datang adalah sekitar 15 anggota FPDIP DPR dan DPRD yang dipimpin Aris Munandar. Mereka menumpang sebuah bus dan disambut dengan nyanyian Ibu Kartini menjadi Ibu Megawati. "Ibu Megawati tolong pedulikan kami," begitu gubahan syair para belajar. Mereka bertahan untuk belajar di sebuah taman, sekitar 20 meter dari SLTP 56 yang dijaga polisi.Dengan megafon, Aris menyatakan bahwa DPR akan memanggil Mendiknas, Gubernur DKI Jakarta, dan Kapolri serta pengusaha Abdul Latief untuk mengklirkan masalah itu. "Kami akan memanggil segera," janji Aris. Para siswa menyahut, "Kapan, Pak?" Aris menjawab lagi, "Segera."Siswa berteriak lagi," Kami minta sekarang, Pak!" Aris menjawab lagi bahwa pihaknya yang jelas menjadwalkan segera. "Kami mendesak Mendiknas untuk tetap memberi raport dan nomor induk siswa kepada siswa SLTP 56. Kami juga meminta gubernur untuk mengakui proses belaar mengajar yang dilakukan di sini," kata Aris.Belasan anggota DPR itu lalu berjalan kaki menuju gedung sekolah. Namun mereka tidak diizinkan masuk oleh polisi yang berjaga. "Kami bertugas untuk mengamanankan dan mencegah terjadinya bentrokan," kata Kompol Achmad FZ.Aris Munandar meminta jaminan kepada kepolisian untuk tidak mengganggu dan tidak mengusir, siswa yang belajar. "Kami minta mereka diamankan. Jangan diganggu sebelum DPR membuka kasus ini dan proses hukum selesai. Kami minta ketegasan jangan sampai mereka diganggu, apalagi diusir," pesan Aris. Rombongan meninggalkan lokasi pukul 11.30 WIB. Sekadar diketahui, hari-hari sebelumnya, Ketua DPP PDIP Roy BB Janis telah mengunjungi SLTP 56.
(nrl/)











































