Hal tersebut diungkapkan Kapoltabes Denpasar Kombes Pol Gede Alit Widana kepada detikcom melalui telepon, Jumat (22/1/2010).
"Yang pasti penyelidikan terus kita lakukan. Tim kita sudah membongkar sejumlah ATM dan memeriksa CCTV-nya," ujar Widana.
Menurut Widana, hingga saat ini pihaknya telah meminta keterangan dari 25 orang saksi. Namun dia tidak menjelaskan secara detil, terdiri dari siapa saja saksi-saksi yang dimintai keterangan itu.
(gds/djo)










































