"Harga komputer ini karena dibeli lewat tender, ternyata harganya hanya Rp 11,5 juta untuk komputernya. Ditambah Rp 3,5 juta untuk printernya," kata Nining di Gedung DPR, Senayan, Jumat (22/1/2010).
Jumlah komputer yang diadakan, menurut Nining, sebanyak 560 unit. Nining mengatakan, pengadaan komputer dilakukan melalui tender terbuka.
Pengadaan komputer untuk dewan ini dikecam karena dinilai terlalu mewah. Ketua DPR Marzuki Alie, sebelumnya menyatakan, harga komputer itu masih simpang siur, ada yang bilang Rp 15 juta, ada yang bilang Rp 20 juta. Namun Marzuki memastikan komputer itu sudah ada di meja masing-masing anggota.
Pernyataan Nining berbeda dengan Data yang diperoleh Peneliti Hukum dan Politik Anggaran Indonesia Budget Center (IBC) Roy Salam. Data IBC, menyatakan, total komputer yang diadakan Sekretariat Jenderal DPR tersebut berjumlah 687 unit dengan anggaran sebesar Rp 11,03 miliar. Dana itu merupakan anggaran definitif Setjen tahun 2009.
(gus/iy)











































