Komputer Anggota DPR Cocok untuk 'Main-main'

Komputer Anggota DPR Cocok untuk 'Main-main'

- detikNews
Jumat, 22 Jan 2010 11:35 WIB
Komputer Anggota DPR Cocok untuk Main-main
Jakarta - Seperangkat komputer Dell Studio One yang diterima anggota DPR sepertinya terlalu mewah untuk para wakil rakyat itu. Pasalnya dari spesifikasi yang ditawarkan, komputer tersebut lebih cocok untuk bermain ketimbang bekerja.

Namun apa daya, jajaran komputer mewah tersebut telah sampai di atas meja para anggota dewan. Hanya saja, kehadirannya patut dipertanyakan. Sebab, selain memiliki harga yang tinggi, komputer ini juga memiliki spesifikasi yang berlebihan untuk para anggoa DPR.

Merujuk pada situs resmi Dell, Seri Studio One memiliki spesikasi sebagai berikut:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pilihan Prosesor:

    * Intel® Pentium® Dual Core (5200, 5400)
    * Intel® Core 2 Duo (E7500, 8400)
    * Intel® Quad Core (Q8200)


Pilihan Operasi Sistem:

    * Genuine Windows® 7 Home Premium 64-Bit
    * Genuine Windows® 7 Professional 64-Bit
    * Genuine Windows Vista® Home Basic SP1 32-Bit


Pilihan Kapasitas Memory:

    * 2GB2 Dual-Channel DDR2 SDRAM3 at 800 MHz - 2 DIMMS
    * 3GB2 Dual-Channel DDR2 SDRAM3 at 800MHz - 2 DIMMS
    * 4GB4 Dual-Channel DDR2 SDRAM3 at 800MHz - 2 DIMMs


Pilihan Kapasitas Hardisk:

    * 320GB5 - 7200RPM, SATA 3.0Gb/s, 16MB Cache
    * 500GB5 - 7200RPM, SATA 3.0Gb/s, 16MB Cache
    * 750GB - 7200RPM, SATA 3.0Gb/s, 16MB Cache


Pilihan Drive optikal:

    * DVD Writer
    * Blu-Ray Combo drive


Kartu grafis:

    * Kartu grafis onboard dengan dukungan High-Definition
    * Kartu grafis add-on dengan Chip Nvidia atau ATI


Monitor:

    * 18.5" 16:9 WXSGA, CCFL (1366x 768)


Wireless Keyboard & Mouse

7-in-1 Media Card Reader


Nah, jika menilik dari spesifikasi yang ditawarkan, komputer tersebut lebih cocok untuk 'bermain' seperti menonton film ataupun bermain game ringan ketimbang melakukan pekerjaan kantoran.

Meski tidak dipungkiri, komputer tersebut juga memiliki versi low-end yang bisa digunakan untuk kegiatan kantoran. Hanya saja, harga yang dibanderol tidak semahal yang dianggarkan anggota DPR (Rp 16 juta), namun cuma dijual seharga US$ 699 atau sekitar Rp 6,8 juta!

(eno/ash)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads