"Kemarin saya tugaskan bidang pengawasan untuk mengecek masalah harga," kata Marzuki saat dikonfirmasi wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (21/1/2010).
Marzuki mengaku tidak tahu, kalau pengadaan komputer sudah dianggarkan oleh anggota dewan periode lalu. Namun Marzuki ingin mengetahui apakah harga komputer sudah sesuai dengan anggaran yang disiapkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Marzuki, untuk mengantisipasi penyalahgunaan anggaran, Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR akan menanganimya. Marzuki juga akan merangkul BPKP untuk mengawasi penggunaan anggaran tersebut.
"Rencana kita akan rapat pimpinan. Kedepan BURT akan menentukan pembelian apa saja supaya jelas pengadaannya. Kalau memang nanti BURT tidak bisa, saya akan bekerjasama dengan BPKP dari pada BURT pusing-pusing," tandasnya.
(van/did)











































