Kepala Bidang Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI) Regional Sumut dan Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Cabang Medan, Maurids Damanik menyatakan, hingga Kamis (21/1/2010) sore pihaknya tidak ada menerima laporan mengenai masalah tersebut.
"Masyarakat sudah dewasa menghadapi masalah ini. Tidak ada penarikan dana yang berlebihan di Sumut, hingga sore tadi setoran dari bank-bank normal saja. Semuanya dalam keadaan baik," kata Maurids di Kantor BI Medan, Jl. Balai Kota, Medan.
Disebutkan Maurids lagi, pemantauan tetap dilakukan terhadap perbankan di Sumut, demikian juga terhadap potensi terjadinya.
Dalam kesempatan itu, Maurids juga mengimbau agar kasus-kasus pembobolan rekening via ATM yang terjadi di Bali, hendaknya jadi momen untuk tertib dalam mempergunakan ATM.
"Jangan pernah memberikan PIN kepada orang lain, jangan pernah menyerahkan ATM kepada orang lain untuk mengambilkan uang, dan jangan pernah membawa orang lain dalam bilik ATM," kata Maurids.
Disebutkan Maurids, di Sumut terdapat 1.047 mesin ATM. Dari jumlah tersebut, sebanyak 795 di antaranya berada di Medan.
(rul/djo)










































