Modus Operandi Masuknya Narkoba Versi Polri

Modus Operandi Masuknya Narkoba Versi Polri

- detikNews
Kamis, 21 Jan 2010 16:40 WIB
Jakarta - Mabes Polri semakin giat memberantas peredaran narkoba. Disisi lain, bandar narkoba dari negara asing makin kratif menyusupkan narkoba ke tanah air.

"Dalam menjalankan bisnis, jaringan narkotika selalu menggunakan kurir, biasanya wanita. Orang afrika barat biasanya menjadikan pacar atau mengawini wanita Indonesia dijadikan kurir," kata Direktur IV Bareskrim Polri, Brigjen Pol Arman Depari dalam dialog bertajuk "Menuju Indonesia Baru Bebas Narkoba 2015" di Auditorium Universitas Tarumanegara, Jakarta, Kamis (21/1/2010).

Arman menjelaskan, Polri terus menangkap peredaran narkoba dengan berbagai modus. Namun modus operandi seperti teknologi, makin maju. "Yang saat ini mewabah kurir dari timur tengah khususnya Iran dalam bentuk menelan kapsul heroin dalam lambung," papar Arman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polri bahkan pernah menemukan kokain dalam papan selancar, shabu disembuntikan dalam batu nisan.Heroin dan XTC disisipkan dalam buku tebal luar negeri, hak sepatu, ditempel pada tubuh, hingga dikemas dalam kaset dan plavon mobil.

"Bahkan ada yang dikemas dalam kaleng cokelat, disisipkan dalam kemasan susu, dalam Al Quran, kosmetik, peralatan mandi, hingga kaki palsu," papar Arman.

Penyebaran narkoba yang modusnya makin beragam cukup memprihatinkan. Guru besar UI Andrian Meliala pun khawatir dan berharap generasi muda sendiri yang memupuk mental anti narkoba.

"Semangat anti narkoba harus dilahirkan dari jiwa pemuda itu sendiri. Hal ini akan mempermudah mencapai Indonesia bebas narkoba 2015," papar Andrian.

Sementara itu Ketua MUI Jakarta Barat Zuhri Ya"kun menyumbang cara pemberantasan narkoba. Tokoh agama, menurut Zuhri perlu bekerjasama dengan psikolog dan kepolisian untuk membekali semangat anti narkoba.

"Kegiatan pembinaan agama, kegiatan sosial keagamaan dan spiritual theraphy menjadi jalan keluar yang sempurna," jelas Zuhri.

(van/Rez)



Berita Terkait