Hal itu disampaikan Mahathir dalam Konferensi Umum untuk Dukungan Al-Quds di Kuala Lumpur seperti diberitakan media Malaysia, The Malaysian Insider dan dilansir Straits Times, Kamis (21/1/2010).
Dikatakan Mahathir, pembunuhan sebagai alasan untuk perang bukanlah hal baru bagi AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada bukti kuat bahwa serangan-serangan itu diatur. Jika mereka bisa membuat Avatar, mereka bisa membuat apapun," cetus mantan pemimpin negeri jiran itu.
Mahathir juga mengatakan, negara Israel dibentuk untuk menyelesaikan "masalah Yahudi" di Eropa. Sebab Holocaust telah gagal sebagai solusi akhir terhadap komunitas Yahudi.
"Yahudi selalu menjadi masalah di negara-negara Eropa. Mereka harus dikurung di kampung-kampung Yahudi dan secara berkala dibantai. Tapi mereka masih tetap ada... bahkan setelah pembantaian oleh Nazi Jerman, mereka bertahan untuk terus menjadi sumber masalah yang bahkan lebih besar bagi dunia," cetus Mahathir.
Serangan 11 September 2001 menewaskan hampir 3 ribu orang. Pemerintah AS menuding jaringan teroris Al Qaeda pimpinan Osama bin Laden bertanggung jawab atas serangan teror itu. (ita/iy)











































