"Masalahnya kan potongan kepalanya nggak ada. Jadi mamanya Arif kecil minta tes DNA," kata Sekretaris Jenderal Komnas Perlindungan Anak (PA), Arist Merdeka Sirait di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jaksel, Kamis (21/1/2010).
Keinginan untuk tes DNA juga dilakukan karena Efah berkeinginan agar Arif kecil dimakamkan di dekat tempat tinggalnya di Pedongkelan, Jakarta Timur.
Komnas PA juga mengantar Tini (35),ibunda Angga (3). Tini mengaku kehilangan Angga sejak usia 3 tahun pada tahun 2005 lalu.
"Tapi dia nggak punya fotonya Angga," jelas Arist.
Untuk itu, Arist kemudian mengantar Tini untuk menemui penyidik. Penyidik kemudian memperlihatkan foto anak-anak jalanan yang dikoleksi Babe.
"Tapi tidak ada satu pun yang mirip dengan Angga," tuturnya.
(mei/ndr)











































