"Dia sekamar 3 orang, bersama tahanan kasus perbankan dan penggelapan," kata Kepala LP wanita Tangerang, Arti Wirastuti melalui telepon, Kamis (21/1/2010).
Selama 3 hari, Ayin mau menikmati makanan yang disediakan LP. Namun setelah begitu kiriman datang, dia lebih memilih makanan yang diantarkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ayin tinggal di blok Mawar. Namun berbeda dari keadaan di Rutan Pondok Bambu yang banyak fasilitas dan kerap menerima tamu, bahkan menggelar rapat perusahaan, kini Ayin hanya dikunjungi anaknya.
"Baru anaknya saja yang berkunjung. Dan tidak ada permintaan khusus dari dia, nggak ada yang aneh-aneh. Kamarnya juga tidak ada AC," terang Arti.
LP Wanita Tangerang ini berkapasitas 250 orang, namun kini diisi 420 napi. Alasan kelebihan daya tampung ini yang membuat LP tidak bisa memberikan ruang atau fasilitas khusus bila Ayin meminta.
Tapi bagaimana kalau Ayin mau memberikan ruang karaoke? "Kalau untuk fasilitas umum boleh saja agar tidak ada kecemburuan. Tapi persoalannya lokasinya juga tidak ada," tambahnya.
(ndr/iy)











































