"Informasi itu memperkuat bahwa KM Queen Soya baik-baik saja," kata Kepala Administrator Pelabuhan (Adpel) Samarinda, Thamrin, ketika dihubungi detikcom, Kamis (21/01/2010).
Menurutnya, Rudi, pemilik KM Queen Soya, yang berada di atas kapal melaporkan kapal tersebut bersandar di Pelabuhan Nusantara, sekitar pukul 07.50 WITA. Selain memuat penumpang, KM Queen Soya juga memuat 6 unit mobil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Thamrin menegaskan, pascakabar KM Queen Soya tenggelam di perairan laut Sulawesi pada Rabu (20/01/2010) malam, Adpel Samarinda terus menjaga komunikasi melalui fasilitas telepon satelit yang berada di atas kapal serta melalui radio komunikasi.
"Untuk lebih memastikan kapal dan penumpang benar-benar aman," imbuh Thamrin.
Dalam perjalanan kapal tersebut, Thamrin merinci, sekitar pukul 01.43 WITA, KM Queen Soya sudah berada di Batu Roro. Sekitar 4 jam kemudian, kapal sudah berada di Lero, Sulsel, dan kian mendekati Pare-pare.
"Cuaca tenang dan angin bertiup sedang," tutup Thamrin.
Seperti diberitakan, KM Queen Soya yang dikabarkan tenggelam di laut Sulawesi, membuat panik keluarga penumpang, baik yang berada di Samarinda maupun di Pare-pare. KM Queen Soya berangkat dari Samarinda, Rabu (20/01/2010) sekitar pukul 15.00 WITA.
(anw/anw)










































