detikpolling
UAN, Perlukah Diteruskan?
Selasa, 20 Apr 2004 13:51 WIB
Jakarta - Alih-alih demi peningkatan mutu, sistem ujian akhir yang diprogramkan Depdiknas justru dinilai banyak kalangan dan wali murid tak realistis dan malahan membebani siswa. Siswa menjadi stres karena syarat kelulusan menjadi lebih sulit. Itulah gambaran yang terjadi akhir-akhir ini di tengah masyarakat. Melalui sistem ujian akhir yang diberlakukannya saat ini yang dikenal dengan Ujian Akhir Nasional (UAN). UAN yang meliputi Matematika, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Siswa baru bisa dinyatakan lulus dan berhak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi apabila nilai untuk masing-masing mata pelajaran yang diuji adalah 4.01. Satu saja mata pelajaran mendapat nilai 3.00, walaupun yang lainnya 10.00, siswa dinyatakan tak lulus. Yang SMP tak bisa melanjutkan ke SMA, yang SMA tak bisa melanjutkan ke perguruan tinggi. Inilah yang membuat banyak siswa stres. Para orang tua pun menjadi ikut khawatir.Menyikapi hal ini, kami mengundang Anda, baik itu orang tua wali murid ataupun pemerhati masalah pendidikan untuk ikut serta dalam detikpolling. Pertanyaannya, perlukah kebijakan UAN diteruskan. Ada 3 pilihan jawaban ya (keycode 1), tidak (keycode 2) dan tidak tahu (keycode 3).* Cara mengikuti polling via SMS:Ketik: poll(spasi)dtk(spasi)kode pilihanKirim ke 3845 (Mentari, Matrix, Smart, Bright) / 6789 (Telkomsel)Contoh:poll dtk 2Kirim ke 3845 (Mentari, Matrix, Smart, Bright) / 6789 (Telkomsel)Anda bisa melihat pertanyaannya di welcome page www.detik.com dan melihat hasilnya di Halaman Polling detikcom.
(tbs/)











































