Dr Hatta Ansyori, SpOG, ketua PPDS Universitas Sriwijaya, dilarikan ke RS Umum Moehammad Hoesin Palembang, sekitar pukul 18.45, Rabu (20/01/2010). Hatta yang sudah diinfus sejak di Rutan Merdeka, kini dirawat di kamar No.6 Graha Spesialist rumah sakit itu. Dia positif terkena penyakit demam berdarah.
"Tekanan darahnya 55/90, rumple ceed-nya positif, dan selama tiga hari ini badannya demam selama berada di Rutan Merdeka," kata salah satu kuasa hukumnya Nazori Doak Achmad, mengutip keterangan dr Alie Ganie yakni dokter perawat Hatta yang tidak berada di tempat, Rabu (20/01/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka berdua kan sudah tua dan memiliki sejumlah penyakit. Hatta usianya mencapai 61 tahun, dan Zarkasih sudah 60 tahun," kata Do’ak.
Sementara Zarkasih juga dalam kondisi tidak sehat. "Keduanya kakinya membengkak, terutama kaki kiri. Akibat hipertensi dan jantung," katanya.
Atas kondisi kesehatan tersebut, Do’ak bersama sembilan pengacara lainnya seperti Munarman, Syamsul B Radjam, Anhar, sudah mengajukan surat penangguhan penahanan atau pengalihan tahanan terhadap kedua tersangka.
"Kami tidak menghalangi proses peradilan. Kami hanya ingin rasa keadilan kemanusiaan. Kami sudah mengajukan permohonan tersebut sejak Senin (18/01/2010) kemarin." kata Do’ak.
"Besok kami akan mengajak majelis hakim untuk melihat kondisi Pak Hatta dan Pak Zarkasih, bahwa keduanya memang benar-benar sakit bukan merasa sakit," kata Do’ak.
(tw/anw)











































