Hal itu terjadi saat memberikan sambutan dalam 'Pengukuhan Pimpinan Kolektif Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Indonesia (KAHMI) di Hotel Borobudur, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (20/1/2010) malam.
Β
Pidato TK itu singkat saja, sekitar 2 menit.
"Yang terhormat Bapak Presiden SBY. Kalo panjang saya suka salah. Pak SBY saja, kalo SBY pasti betul," ujar TK disambut geerrr dan tawa para hadirin.
TK juga menyebut 'Abang Jusuf Kalla' dalam sambutannya. Suami mantan Presiden Megawati Soekarnoputri itu lantas membandingkan lulusan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan KAHMI.
"Hanya satu tantangan untuk KAHMI. Alumni GMNI sudah pernah jadi presiden dan wakil presiden. HMI baru bisa jadi wakil presiden," imbuh TK yang lagi-lagi disambut tawa dan gerr para hadirin.
Alumni GMNI yang dimaksudkan TK tentulah istrinya sendiri, Mega. Dan kader KAHMI yang disindirnya tak lain tak bukan adalah mantan Wapres JK.
"Kebetulan kita bersama-sama alumni HMI mungkin bisa menjadi presiden Republik Indonesia," tandas TK yang malam ini dinobatkan menjadi anggota kehormatan KAHMI ini.
(nwk/anw)











































