Hal itu disampaikan Budiyanto, keponakan Babe, di sela-sela penggalian lokasi yang diduga sebagai kuburan salah satu korban Babe di Desa Mranggen, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Rabu (20/1/2010).
"Memang bila pulang dia sering membawa anak dari Jakarta. Tetapi saya tidak tahu siapa yang dikubur di tempat ini," kata Budiyanto.
Menurut Budiyanto, bocah yang dibawa Babe rata-rata berusia antara 10 hingga 14 tahun. Dia pulang ke Magelang untuk sekadar menengok rumahnya yang saat ini didiami Budiyanto.
Β
"Kalau pulang paling-paling hanya semalam. Terus kembali ke Jakarta. Di sini kerjanya cuma belanja ke pasar. Beli tahu-tempe, sayuran, terus dimasak," ungkap Budiyanto.
Tidur dengan Babe
Budiyanto juga mengatakan, pada malam hari, bocah-bocah yang dibawa dari Jakarta itu tidur bersama Babe. Mereka tidur di atas lantai dengan beralasan karpet.
"Kebiasan ini dilakukan semenjak tahun 1970-an, saat dirinya mulai pertama kali merantau ke Jakarta," ungkap Budiyanto.
Meski demikian, Budiyanto tidak percaya jika Babe memiliki prilaku seks menyimpang. Karena itu dia kaget saat mendengar Babe terlibat kasus pembunuhan dan sodomi terhadap sejumlah anak jalanan di Jakarta.
"Saya kaget. Tidak mengira kalau paman saya bisa berbuat sesadis itu. Sebab dengan tetangga, teman, dan warga sekitar rumah dia sangat baik," tutur Budiyanto.
(djo/djo)










































