Noegroho Djadjoesman cs Dukung Capres Purnawirawan

Noegroho Djadjoesman cs Dukung Capres Purnawirawan

- detikNews
Selasa, 20 Apr 2004 12:15 WIB
Jakarta - Dukungan terhadap calon presiden yang berasal dari purnawirawan TNI mulai bermunculan. Aliansi Penyelamat Indonesia (API) mengajak rakyat Indonesia untuk mendukung putra-putra terbaik yang berasal dari kalangan purnawirawan TNI untuk memimpin Indonesia.Ajakan ini disampaikan dalam pernyataan sikap yang dibacakan Sekjen API Ariady Achmad dalam dalam jumpa pers di kantor API, Jl. Lombok No.6, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (10/4/2004). Acara ini di dihadiri Ketua Presidium API Komjen (Pol) Noegroho Djadjoesman, ketua dewan pakar Hariman Siregar, direktur investigasi dan advokasi Eggi Sudjana, dan anggota dewan pakar Kolonel (Purn) Juanda.Dalam pernyataannya API menyatakan bahwa selama enam tahun ini Indonesia dilanda krisis multidimensi, juga terjadi berbagai gejolak politik dan sosial. Di tengah kondisi seperti ini para elit politik justru melukai hati rakyat dengan melakukan korupsi dan tidak memiliki sense of crisis.Sehingga siapa pun nanti yang berkuasa, menurut API, tugas utamanya adalah mengatasi krisis multidimensi. Dan persoalan ini bisa diatasi bila pemerintahan yang kuat. Berkaitan hal ini API yang mewadahi 40 organisasi dan tokoh masyakarat mengajak segenap bangsa untuk mendukung putra terbaik yang berasal dari mantan TNI untuk memimpin bangsa.Namun, ketika ditanya siapa capres dari purnawirawan TNI yang didukung API, Ketua Presidium API Komjen (Pol) Noegroho Djadjoesman menolak menyebut nama. Dan ketika didesak apakah dukungan diberikan kepada SBY atau Wiranto, mantan Kapolda Metro Jaya ini menjawab, "Ya, lihat saja nanti. "Sementara Juanda menyatakan API tidak menyebut nama orang, tapi hanya kriteria saja. "Sikap kita sikap strategis dari tahap per tahap. Wiranto memang terkuat. Tapi kita tidak mendahului konvensi (konvensi capres Golkar. Dan SBY pun sedang melakukan manuver politik untuk mencari dukungan yang lebih besar," jelasnya.Ditanya apakah API tidak khawatir jika dukungan ini akan membuat TNI kembali ke politik praktis, Noegroho menyatakan bahwa kekhawatiran itu tidak akan terjadi. Sebab para purnawirawan ini merupakan mantan anggota TNI. Kemudian Juanda menambahkan, dukungan kepada capres dari purnawirawan TNI itu karena melihat dari track reccord mereka. "Para mantan TNI ini ada perubahan attitude atau mental. Karena saya lihat mereka lebih sipil ketimbang sipil yang agak kemiliter-militeran."Juanda juga meyakini bahwa para purnawiran TNI yang menjadi capres tidak akan menarik TNI aktif karena ada jaminan dari Panglima TNI. "Pada prinsipnya tentara itu juga warga negara. Saya tetap berpendapat kalau komandonya memerintahkan netral, maka prajurit di bawah netral. Tapi memang tidak tertutup kemungkinan ada oknum yang netral," demikian Juanda. (gtp/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads