Ribut Soal Illegal Logging, Anggota TNI Nyaris Bentrok dengan Polisi

Ribut Soal Illegal Logging, Anggota TNI Nyaris Bentrok dengan Polisi

- detikNews
Rabu, 20 Jan 2010 15:48 WIB
Pekanbaru - Dua anggota Polri dan TNI nyaris baku hantam di Kecamatan Sorek, Kabupaten Indragiri Hulu (Inh), Riau. Pangkal persoalannya diduga masalah illegal logging.

Peristiwa tersebut dibenarkan Kapolesk Pangkalan Kuras, APK Syofian, dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (20/01/2010). Keduanya saat ini telah diserahkan ke kesatuan masing-masing. Satu orang anggota Polres Pelalawan dan satu lagi Polres Inhu. Sedangkan dua anggota TNI merupakan anggota Korem 031 Wira Bima.

"Untuk anggota TNI sudah kita serahkan ke kesatuannya. Begitu juga dengan anggota Polri, kita kembalikan ke polres," kata Syofian.

Menurut Syofian, kejadian ini bermula dari tindakan dua anggota Polri yang mengawal truk pengangkut kayu balak tanpa dokumen resmi. Namun truk itu kemudian dihentikan oleh 2 anggota TNI bersama aktivis LSM.

"Ketika truk diberhentikan inilah terjadi keributan. Tapi sudah kita selesaikan. Kini truk pengangkut kayu balak itu sudah ditahan di Polsek Sorek," ujar Syofian.

Sementara itu Kapenrem 031 Wira Bima, Kapten A Saragih, membantah bila anggotanya berniat yang tidak-tidak. Menurutnya, tindakan anggota Korem itu dalam kapasitas tugas. Mereka berencana akan kembali ke Pekanbaru.

"Karena melihat di depan mata ada illegal logging, lantas spontanitas mereka mereka menghentikan. Dan ketika ditanya anggota polisi yang mengawal truk kayu itu tidak dapat menunjukan dokumen resmi. Karena itu truk itu diserahkan ke polsek setempat," kata Kapenrem.

Kapenrem membantah bila penghentian truk itu bermasuk yang lain. "Tim kita itu orang-orang terpilih, bukan sembarangan. Jadi tidak mungkin berbuat macam-macam," kata Kapten Saragih.

(cha/djo)


Berita Terkait