Setelah Spanyol, Giliran Honduras Tarik Pasukan dari Irak

Setelah Spanyol, Giliran Honduras Tarik Pasukan dari Irak

- detikNews
Selasa, 20 Apr 2004 10:58 WIB
Jakarta - Pukulan baru bagi Presiden AS George W Bush dan mitra koalisinya di Irak, Honduras mengumumkan akan menarik pasukannya dari negeri bekas rezim Saddam Hussein itu. Keputusan Honduras ini mengikuti langkah Spanyol yang telah mengumumkan akan menarik 1.300 pasukannya dari Irak."Saya telah mengatakan pada negara-negara koalisi bahwa pasukan akan ditarik dari Irak," tukas Presiden Honduras Ricardo Maduro dalam pidatonya yang disiarkan televisi dan radio nasional, seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (20/4/2004).Prajurit-prajurit Honduras, sekutu kuat AS di Amerika Tengah, dikirimkan ke Irak, musim panas lalu semata-mata sebagai pasukan penjaga perdamaian. Mereka telah melakukan operasi pembersihan ranjau dan memberikan bantuan medis di Irak tengah.Pemerintah Honduras menyatakan bahwa penarikan pasukan dilakukan sehubungan dengan meningkatnya desakan masyarakat, yang ditimbulkan dari keputusan Spanyol menarik pasukannya dari Irak. Pasalnya, banyak warga Honduras yang mempertanyakan mengapa pasukan mereka masih harus berada di Irak, sementara Spanyol telah menarik pasukannya. Terlebih para pemimpin kongres menyuarakan kekhawatiran mereka akan keselamatan pasukan.Sementara itu, El Salvador, negara Amerika Tengah lainnya yang mengirimkan pasukan ke Irak, menyatakan akan terus menempatkan 300 tentaranya di Irak sampai awal Agustus mendatang, saat berakhirnya jadwal penempatan pasukan selama enam bulan."Kami akan memenuhi janji yang telah kami buat," tutur juru bicara kepresidenan El Salvador Carlos Flores. Dia tidak menjelaskan apakah setelah Agustus nanti, pasukan El Salvador akan tetap di Irak atau akan ditarik pulang. (ita/)


Berita Terkait