Ruhut sebelumnya meminta Susno mencari pasal terberat untuk menangkap pemilik Bank Century Robert Tantular.
"Yang ngomong ini bukan profesor atau doktor, hanya lawyer jalanan. Tapi lawyer nomor 3 se-Indonesia," ujar Ruhut yang disambut teriakan 'huu' dari para pendengar di balkon ruang pansus, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/1/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Makanya sekarang tidak di pra-pradilankan. Ini kata polisi jalanan versi majalah dinding nomor 3 juga," jelas Susno yang disambut tawa para peserta dan penonton sidang.
Selain itu, Ruhut juga menanyakan kepada Susno selama pemeriksaan Polri apa ada aliran ke Partai Demorat, SBY, maupun Ibas. "Pertanyaan ini seperti yang selalu dipertanyakan oleh rekan di pojokan sana," tanya Ruhut sambil menyindir Maruarar Sirait yang duduk di pojokan.
Kontan, Ara pun berang. "Saya hargai Pak Ruhut, kalau bapak enak menyebut nama dewan pensihat dan Ibas, sebut saja nama saya," katanya.
Ara menegaskan, mereka adalah pansus DPR bukan fraksi. Seharusnya jika mau berkomentar, hanya mengomentari saksi saja. "Tidak usah komentari orang per orang di sini, kita sudah rapat kemarin, tolong konsekuen," jelasnya.
(amd/yid)











































