satu favorit makanan Indonesia. Namun ternyata durian tidak hanya memikat lidah masyarakat Indonesia. Warga asing pun menikmatinya.
"Durian sangat enak. Di sini gampang sekali kita dapat," kata Michael saat ditemui di Desa Air Anyir, Sungai Liat, Bangka Belitung (Babel).
Michael adalah mahasiswa Universitas Tasmania jurusan Ilmu Hukum dan Ilmu
Politik, Australia. Kebetulan ia sedang mengikuti program Australian-Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP) di Desa Air Anyir, Babel. Bersama 18 rekannya, Michael menetap di Desa di Pulau Bangka untuk berbagi, belajar dan bekerja.
Menurut Michael, saking hobinya memakan durian, ia bisa menghabiskan satu
hingga 2 buah setiap harinya. "Bahkan bisa lebih," tambahnya.
Meski begitu, ia tahu jika terlalu banyak mengkonsumsi durian bisa mabuk. Namun Michael tak bisa menahan nafsunya. "Mudah-mudahan tidak banyak hari
ini. Bisa panas dalam nanti," sahutnya sambil terkekeh.
Michael mengatakan, durian sangat jarang ditemui di negaranya. Kalaupun ada, sangat mahal harganya. Tidak seperti di Indonesia, khususnya di Pulau Bangka. Durian di sini sangat melimpah. Tiap hari warga bisa melahapnya seperti krupuk.
"Enaknya, di sini kita bisa dapat durian tiap hari," ungkapnya.
Selain durian, Michael juga sangat senang dengan STMJ (Susu Telur Madu
Jahe). Minuman sehat ala Indonesia ini sangat ia gemari saat ditawari salah seorang warga.
"Hangat, hangat di leher. Enak dan sehat," ucapnya dengan logat bahasa Indonesia seadanya.
Durian asli Desa Air Anyir, memang berbeda. Dari bentuknya, relatif lebih kecil dibanding durian petruk yang sering beredar di pasaran. "Tapi buahnya kuning dan manis tentunya," kata Yuhaidir, Kepala Desa Air Anyir.
Setelah Palembang, Babel juga terkenal dengan durian khasnya. Kebanyakan
petani durian di Bangka tidak memanennya secara massal. Sebagian durian
hanya dijual di depan rumah menunggu ada orang yang membelinya. Jumlahnya
pun tidak banyak. Sisanya dikonsumsi pribadi. Tapi, jika ingin merasakan sendiri perbedaan rasanya? Anda patut mencoba mampir ke pulau yang terkenal dengan martabak ini. (ape/mok)











































