PDIP Unggul di Yogyakarta
Senin, 19 Apr 2004 22:57 WIB
Yogyakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hari ini, Senin (19/4/2004), telah menyelesaikan penghitungan akhir perolehan suara di Yogyakarta. Dalam penghitungan akhir tersebut, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tetap menempati urutan teratas perolehan suara di DIY.Sementara, untuk calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas berada di urutan teratas dengan menguasai sekitar 60 persen dari total perolehan suara di DIY.Rapat pleno terbuka penghitungan hasil akhir yang digelar di gedung Jogja Expo Center (JEC), Jl. Janti, Yogyakarta, itu dipimpin ketua KPU DIY Suparman Marzuki, didampingi empat anggota KPU DIY. Hadir pula perwakilan parpol dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) sebagai saksi serta ketua dan anggota KPU daerah kabupaten/kota.Si Moncong Putih berada di urutan pertama untuk DPR RI dengan memperoleh 503.321 suara. Partai Amanat Nasional (PAN) pimpinan Amien Rais bertengger di urutan kedua dengan perolehan 342.921 suara. Urutan ketiga ditempati oleh Partai Golkar dengan 266.444 suara.Peringkat berikutnya ditempati Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan 193.478 suara, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan 141.114 suara dan urutan keenam Partai Demokrat (PD) dengan 108.544 suara.Jumlah total suara yang masuk untuk DPR RI sebanyak 1.924.647 suara.Sedangkan kursi yang diperebutkan untuk wilayah Yogyakarta sebanyak 8 kursi. Dperkirakan untuk DPR RI, PDIP dan PAN masing-masing akan memperoleh dua kursi. Sedangkan Partai Golkar, PKB, PKS dan PD akan memperoleh masing-masing satu kursi.Untuk kursi DPD, GKR Hemas menjadi kampiun dengan perolehan 834.130 suara, disusul H. Ali Warsito 132.407 suara, H. Abdul Hafidh Asrom 126.348 suara dan H. Subardi 112.282 suara.Sementara itu, perolehan suara untuk DPRD provinsi, PDIP juga menempati urutan teratas dengan rincian Kota Yogyakarta 59.758 suara, Bantul 151.336 suara, Kulon Progo 49.840 suara, Sleman 104.288 suara dan Gunung Kidul 99.839 suara.Urutan kedua ditempati PAN dengan rincian Kota Yogyakarta 52.848 suara, Bantul 80.218 suara, Kulon Progo 39.197 suara, Sleman 99.216 suara dan Gunung Kidul 56.761 suara. Urutan ketiga ditempati Partai Golkar dengan rincian Kota Yogyakarta 23.804 suara, Bantul 37.098 suara, Kulon Progo 34.091 suara, Sleman 50.610 suara dan Gunung Kidul 99.563 suara.Urutan keempat, ditempati PKB dengan rincian Kota Yogyakarta 6.539 suara, Bantul 54.655 suara, Kulon Progo 30.319 suara, Sleman 60.121 suara dan Gunung Kidul 31.463 suara. Peringkat kelima PKS dengan perincian Kota Yogyakarta 24.990 suara, Bantul 32.362 suara, Kulon Progo 16.372 suara, Sleman 47.644 suara dan Gunung Kidul 16.802 suara. Tempat keenam diisi PD dengan rincian Kota Yogyakarta 20.991 suara, Bantul 13.725 suara, Kulon Progo 10.841 suara, Sleman 26.774 suara dan Gunung Kidul 11.590 suara.Sedangkan untuk jatah kursi untuk DPRD DIY Kota Yogyakarta, PDIP mendapat jatah 7 kursi, Bantul 14 kursi, Kulon Progo 6 kursi, Sleman 16 kursi dan Gunung Kidul 12 kursi.Ditanya mengenai turunnya suara PDIP di DIY, Ketua DPD PDIP DIY Djuwarto mengakui bila suara PDIP di kabupaten dan kota banyak mengalami penurunan, terutama di Gunung Kidul, Kulon Progo, Sleman dan Kota Yogyakarta. "Jumlah perolehan kursi PDIP memang ada penurunan, contohnya di Gunung Kidul dulu memperoleh lima kursi untuk DPRD DIY sekarang hanya tiga kursi dan mungkin juga ada pemilih PDIP yang pindah ke Partai Demokrat," kata Djuwarto.
(ani/)











































