Dana Terbatas, TNP Resmi Ditutup

Dana Terbatas, TNP Resmi Ditutup

- detikNews
Senin, 19 Apr 2004 20:51 WIB
Jakarta - Keterbatasan dana dan sumber daya yang dimiliki Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadi alasan utama ditutupnya Pusat Tabulasi Nasional Pemilu (PNTP) di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, malam ini.Hal itu diakui Ketua Pokja Sistem Teknologi Informasi KPU, Chusnul Mar'iyah, dalam sambutan penutupan PTNP di Ballroom Hotel Borobudur, Senin (19/4/2004) malam. Acara itu dihadiri sejumlah gubernur dan kepala daerah, termasuk Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, dan duta-duta besar negara sahabat."Penutupan PTNP ini memang telah dari awal direncanakan pada hari ini, 19 April 2004, walaupun belum semua data TPS berhasil dikumpulkan. Hal ini semata-mata karena alasan keterbatasan sumber daya dan masalah dana yang terbatas," ungkap Chusnul.Menurut dia, meskipun PTNP ditutup, tetapi masyarakat tetap bisa mengakses data perhitungan suara melalui situs resmi KPU dengan alamat http://tnp.kpu.go.id. "Situs tersebut akan terus menerus mengumumkan data perhitungan pemilu legislatif yang dihitung dari formulir C1-IT KPU. Data tersebut akan tetap diterima oleh Data Center KPU melalui PPK yang sebelumnya menerima data dari KPPS," katanya.Dosen FISIP UI itu juga menerangkan, total suara sementara yang masuk ke Data Center KPU mencapai 98 juta suara, yang diperoleh dari 40.083 kecamatan yang sudah mengirimkan data perolehan suara dari 448.618 tempat pemungutan suara (TPS). Dari 98 juta suara tersebut, terdiri dari 91.521.153 suara sah dan 6.709.126 suara tidak sah.Meski demikian, Chusnul menambahkan, dengan jumlah suara sementara ini, KPU masih belum bisa menyampaikan jumlah alokasi kursi yang didapat masing-masing parpol. "Alokasi kursi baru bisa didapat setelah total sah suara masuk," terangnya.Setelah itu, PTNP resmi ditutup oleh Ketua KPU, Nazaruddin Syamsuddin, tepat pukul 19.30 WIB. (ani/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads