13 Parpol di Jateng Siap Jadi Kekuatan Oposisi

13 Parpol di Jateng Siap Jadi Kekuatan Oposisi

- detikNews
Senin, 19 Apr 2004 19:44 WIB
Semarang - Kecewa dengan kinerja Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dan hasil penghitungan suara, 13 parpol di Jawa Tengah (Jateng) yang mendapat suara nasional kurang dari 2 persen mendeklarasikan terbentuknya "Aliansi Parpol Peserta Pemilu 2004 Jateng" dan memproklamirkan siap menjadi kekuatan oposisi, baik oposisi legislatif maupun eksekutif.Dalam deklarasi yang dilaksanakan di Restoran Miranda Semarang, Jl. Setiabudi, Semarang, Senin (19/04/2004) sore, mereka meminta penghitungan ulang di tempat pemungutan suara (TPS) yang bermasalah di Jateng secara manual. Mereka juga meminta rekapitulasi data dari TPS dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Jateng.Menurut Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Persatuan Daerah (PPD)Jateng, Gendon Hartono, aliansi tersebut bersifat permanen. "Untuk itulah, kami bersepakat membentuk kepengurusan aliansi dan langsung bekerja di sekretariat yang telah kami sediakan," ujarnya kepada wartawan usai deklarasi.Dikatakan Gendon, dalam jangka pendek pengurus aliansi akan mengontak seluruhpengurus kabupaten/kota ke-13 parpol untuk menyatukan barisan sehingga aliansi tersebut dipastikan akan ada di seluruh kabupaten/kota di Jateng. "Karena oposisi, maka seluruh anggota aliansi tidak akan masuk dalam kekuasaan. Dengan begitu, independensi kami tak perlu tetap terjaga," paparnya.Terhadap KPUD, kata dia, pihaknya akan menuntut KPUD seluruh Jateng dan KPUD Jateng sendiri. "Selama ini mereka (KPUD) sangat arogan dalam mengambil kebijakan. Mereka tidak sadar kalau sesungguhnya mereka hanyalah penyelenggara, pelakunya kami," tegasnya.Sementara itu, mengenai jumlah anggota aliansi yang hanya 13 parpol, Sekretaris DPD Partai Patriot Pancasila, Nicky Kalengkongan, menyatakan sebenarnya ada 17 parpol yang hendak turut beraliansi. "Kelihatannya mereka sedang ada acara sehingga tak bisa ikut menandatangani berkas deklarasi ini," katanya beralasan.Empat parpol yang tidak hadir, lanjut Nicky, dalam acara deklarasi antara lain Partai Damai Sejahtera (PDS), Partai Perhimpunan Indonesia Baru (PPIB), Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan (PPDK) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). "Pada dasarnya mereka menyatakan sepakat. Jadi total parpol yang ikut aliansi tetap 17 parpol," terangnya.Sedangkan ke-13 parpol yang menandatangani berkas deklarasi antara lain, PPD, Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK), Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), Partai Pelopor, Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI), Partai Sarikat Indonesia (PSI), Partai Patriot Pancasila, PNI Marhaenisme, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Merdeka, Partai Bintang Reformasi (PBR), Partai Buruh Sosial Demokrat (PBSD) dan Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI). Setelah deklarasi, semua anggota aliansi menyerahkan bendera masing-masing parpol untuk dikumpulkan di satu sekretariat bersama. Semua ketua dan sekretaris parpol tampak hadir dalam deklarasi tersebut. (ani/)


Berita Terkait