Para napi kabur pada Selasa (19/1/2010) dini hari. Mereka adalah M Rozak dengan masa tahanan 1 tahun 2 bulan, Rohamatin dengan masa tahanan 5 tahun dan Kusnadi yang mempunyai masa tahanan 1 tahun 5 bulan.
Mereka kabur dengan menjebol teralis besi di Blok B lalu memanjat melalui genteng. Mereka turun dari atap dengan bantuan jaket dan memanjat bambu yang sudah dipersiapkan. Mereka keluar lewat pos penjagaan atas yang tidak dijaga petugas.
"Kejadian diperkirakan sekitar pukul 03.00 WIB, Selasa dini hari, saat itu cuaca hujan lebat disertai guruh," kata Kalapas Pemuda Tangerang Kunto di kantornya.
Petugas mendengar suara benda jatuh. Saat petugas jaga mengecek ke lokasi, didapati jeruji besi yang telah bengkok. Petugas segera memeriksa ruang tahanan Blok B dan mendapati ketiga napi tersebut telah kabur. Lapas Pemuda Tangerang kini memeriksa 6 petugas jaga.
"Apabila diketahui ada unsur kelalaian dari penjagaan, akan diberikan sanksi tegas," lanjut Kunto.
Kunto mengakui, bangunan Lapas Pemuda Tangerang sudah waktunya direnovasi. Lapas sudah dibangun lebih dari 80 tahun lalu sejak 1924. Sudah banyak bagian lapas yang keropos. Dana yang dibutuhkan untuk renovasi Lapas adalah Rp 20 miliar.
(fay/nwk)











































