Gus Dur: Bahas Kriteria Capres, PWNU Jatim Kurang Kerjaan
Senin, 19 Apr 2004 17:38 WIB
Surabaya -
Ketua Dewan Syuro PKB Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menilai negatif rencana Pengurus Wilayah Nadhatul Ulama (PWNU) Jatim yang akan menggelar pertemuan untuk membahas kriteria capres dan cawapres. Pembahasan capres bukan wewenang NU. "Kurang gawean (kerjaan)," kata Gus Dur saat diminta tanggapan tentang rencana PWNU Jatim tersebut. Gus Dur yang baru melakukan pertemuan dengan KH Faqih di Ponpes Langitan, ditemui wartawan di ruang VIP Bandara Juanda, Surabaya, Senin (19/4/2004). Gus Dur menegaskan, yang berhak mengurusi masalah kriteria capres-cawapres adalah PKB. Sebab antara NU dan PKB itu mempunyai struktural yang berbeda. "Jadi kenapa NU harus repot-reopot mengurusi kriteria capres-cawapres?"protesnya. Mantan Presiden itu menjelaskan, PKB akan membahas kriteria capres-cawapres, dalam pertemuan 21 April 2004 mendatang. Pertemuan yang disebut sebagai Buntet II--pertemuan Buntet I menghasilkan rekomendasi kiai Langitan mendukung pencapresan Gus Dur---akan digelar di Batu, Lombok Timur. Selain para kiai, adik Gus Dur Solahuddin Wahid yang oleh sebagian kalangan PBNU diusulkan menjadi cawapres juga akan hadir. "Dalam pertemuan itu kemungkinan besar yang akan kita bicarakan adalah krietria capres dan cawapres yang akan kita ajukan pada Pilpres mendatang," jelas Gus Dur. Ditanya mengenai pertemuan dengan Taufiq Kiemas dan Wiranto, Gus Dur menyatakan itu hanya pertemuan baisa. "Tak ada hal penting yang kita bicarakan," kata Gus Dur sambil bergegas meninggalkan wartawan untuk bertolak kembali ke Jakarta.
(iy/)










































