Kalla Mundur, Bisa Berpengaruh Positif Bagi Mega
Senin, 19 Apr 2004 17:23 WIB
Jakarta - Pengamat politik Bachtiar Effendy menilai, mundurnya Yusuf Kalla dari kabinet bisa berpengaruh positif bagi Megawati dalam pilpres 5 Juli. Tapi ada syaratnya, yaitu bila Mega dapat mengelola dan mengatasi kinerja kabinet dengan baik."Jika kinerja (pemerintahan) tetap baik sampai Juli, bukan tidak mungkin ikut mempengaruhi pemahaman publik, karena bisa menjadi nilai positif," kata Bachtiar pada wartawan di Jakarta, Senin (19/4/2004).Bachtiar menunjuk --- kasus Menhan Matori yang tidak dapat melaksanakan tugasnya sehari-hari dan tanpa ada penggantinya, serta berhentinya SBY sebagai menko polkam, ditambah mundurnya Kalla sebagai menko kesra --- jika pemerintah berjalan baik, maka Mega dapat dikatakan dapat mengatasi masalah tersebut.Tapi jika Mega tidak berhasil mengatasi masalah itu, dapat berpengaruh negatif. Untuk itu, Bachtiar menilai, jika Mega ingin berhasil, maka dia harus melakukan konsolidasi dan tetap menjalankan pemerintahan dengan baik.Menurut Bachtiar, Megawati minimal harus mencari menko kesra ad interim. Karena masalah tersebut harus ditangani secara serius apalagi menhan tidak dapat menjalankan tugas, SBY mundur dan kini Yusuf Kalla. "Walau ada Mensos dan Mendiknas di bawah Kesra, tapi menko kesra perlu mendapatkan perhatian serius," katanya.Siapa pantas mengisinya? Bachtiar menunjuk Mendiknas Malik Fadjar. Alasanya, Malik adalah menteri di bawah menko kesra dan termasuk menteri senior yang pernah menjadi menteri di jaman Habibie, yaitu menteri agama.
(nrl/)











































