Sebelum Mundur, PDIP Tawari Kalla Duet dengan Mega
Senin, 19 Apr 2004 16:48 WIB
Jakarta - Yusuf Kalla mengakui, sebelum memutuskan berduet dengan SBY, sebenarnya PDIP juga menawari dirinya untuk berduet dengan Mega. Namun Kalla lebih memilih bergandengan dengan SBY.Tawaran PDIP itu sendiri tidak langsung disampaikan Mega padanya, tapi lewat orang lain. "Ada lobi-lobi (dari PDID), tapi tidak langsung kepada saya," kata Kalla usai pamitan sebagai menko kesra kepada Presiden Mega di Istana Negara, Jl.Medan Merdeka Utara, Jakpus, Senin (19/4/2004).Lalu, mengapa Anda memlih bergabung dengan SBY? "Apa salahnya sebuah pilihan?" kilah pria yang dikenal sebagai pengusaha sukses ini.Menurut UU, Anda bisa mundur setelah KPU mengumumkan paket capres-cawapres bulan depan? Atas pertanyataan ini, Kalla menjawab bahwa langkah mundurnya adalah hal yang etis."Itu sudah etis, dan saya akan mempersiapkan berkompetisi dalam pilpres. Jadi secara etis saya harus keluar," tandas Kalla.
(nrl/)











































