Belasan anak jalanan mendatangi tempat pemakaman Ardiansyah, di TPU Kresek, Cakung Barat, Jakarta Timur, Selasa (19/1/2010). Mereka tiba di lokasi tidak lama setelah jasad Ardiansyah masuk liang lahat. Usia mereka berkisar antara 6 sampai 15 tahun dan sehari-harinya mengamen di sekitar Cakung dan Pulo Gadung.
Meski terlihat kusam, tapi pakaian yang mereka kenakan nampak bersih dan rapi untuk ukuran anak jalanan. Beberapa di antaranya terlihat menangis, salah seorang di antara mereka adalah Intan (14) yang mengaku sudah mengenal Ardiansyah sejak 3 tahun silam.
"Anaknya suka bergurau, dia sudah seperti adik saya sendiri," kenang dia.
Intan mengaku sangat kaget mendengar kabar pelaku kekerasan seksual dan mutilasi terhadap 'adiknya' adalah Babe. Pria pedagang rokok asongan itu dikenal sebagai sosok yang penuh perhatian dan kamar kontrakannya sering jadi tempat menginap anak-anak jalanan.Β Β
"Saya nggak pernah menginap di sana, cuma buat anak cowok," imbuh Intan.
Cukup banyak warga yang menghadiri pemakaman putra pasangan Idra-Nurhamidah itu. Nampak hadir juga Kapolsek Cakung Kompol Yudi yang ikut mengiringi sejak jenazah disalatkan di rumah duka RS Polri dr Soekanto, Kramat Jati, Jakarta Timur.
(lh/iy)











































