"(Jeroen) Mau ke sini setelah Februari ini," kata pacar Jeroen, Flora Pirri, kepada detikcom, Selasa (19/1/2010).
Flo, panggilan akrab Flora, menuturkan ia selama ini yang membantu Jeroen mencari ibu kandungnya. Pada Agustus 2009, gadis ini pernah ke Utan Kayu, Jakarta Timur, untuk melacak jejak Sumini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelacakan Flo di Utan Kayu tidak mendapatkan hasil. Alamat Sumini yang tertera di akte kelahiran Jeroen tidak bisa lagi ditemukan. Utan Kayu sekarang sudah berubah menjadi dua bagian yakni Utara dan Selatan.
"Ibu Sumini memang ada. Tapi ia terlalu muda sehingga kita berpikir ini nggak mungkin (ibu Jeroen)," ujarnya.
Jeroen terpisah dari Sumini karena sejak bayi diadopsi warga Belanda dan dibawa ke negeri kincir angin itu. Ketika Jeroen dewasa dan mapan, ia merasa penting menemukan ibunya. Jeroen telah melakukan sejumlah upaya, salah satunya dengan memanfaatkan kecanggihan internet. Lewat blog dan facebook, Jeroen meminta bantuan untuk menemukan sang ibu. (gus/iy)











































