"Saya sempat syok sedikit saat mendengarnya, sangat kejam. Jauh dari perkiraan kita," ujar Asmulyati Azhar, adik ke-8 Antasari usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Selasa (19/1/2010). Asmulyati datang bersama dengan keluarga Antasari lainnya.
Asmulyati berharap hakim memberi putusan yang adil. Sebab bagi dia, kakaknya itu tidak terlibat dalam pembunuhan itu berdasarkan keterangan dari saksi-saksi.
"Mudah-mudahanlah nanti di pembelaan, Pak Antasari bisa membuktikan. Saya yakin Pak Antasari tidak bersalah," kata Asmulyati bersemangat.
Asmulyati juga menilai, JPU memang sejak awal menginginkan tuntutan hukuman mati bagi Antasari. "Kalau itu, dari awal kan selalu itu dia (JPU) mau. Harapan kita nanti bukan pada jaksa tapi pada hakim," harapnya.
Keluarga, lanjut Asmulyati juga tidak sependapat dengan adanya fakta di persidangan bahwa Antasari melecehkan Rhani Juliani. Keluarga Antasari merasa terhina.
"Kami merasa terhina. Terus terang tidak sekotor itu. Silakan pergi ke Palembang, cari tahu siapa background keluarga saya. Tidak ada seperti itu. Kalau orangtua saya masih hidup, pasti juga akan menangis," kata Asmulyati. (nik/iy)











































