Massa SP-FKK PT DI Lakukan Pengrusakan di PT Jabar

Massa SP-FKK PT DI Lakukan Pengrusakan di PT Jabar

- detikNews
Senin, 19 Apr 2004 15:51 WIB
Bandung - Aksi massa Serikat Pekerja (SP) Forum Komunikasi Karyawan (FKK) PT Dirgantara Indonesia (DI) yang biasanya berlangsung santun ini siang ini, Senin (19/4/2004), diwarnai tindak anarkis. Mereka melakukan pengrusakan di gedung Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Barat, Jl. Jabati, Bandung.Massa menjebol pagar besi sepanjang delapan meter di depan gedung PT Jabar. Mereka juga merusak papan nama PT Jabar yang ada di depan gedung. Yakni mencabuti huruf-hurufnya, huruf timbul, dan melemparnya ke halaman gedung. Sejumlah pot juga dirusak, dan lampu taman pecah dilempari batu.Menurut informasi yang dikumpulkan detikcom, insiden ini terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Yakni seusai massa SP-FKK PT DI menyerahkan berkas memori kasasi ke PN Bandung.SP FKK PT DI mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung atas putusan PN Jabar yang memenangkan banding dari manajemen PT DI dan membatalkan putusan PN Bandung yang memenangkan SP FKK PT DI.Sebenarnya, dari PN Bandung massa bermaksud langsung kembali ke tempat berkumpul di depan gerbang kompleks Lanud Husein Sastranegara, Jl. Padjajaran. Tapi, entah ide siapa, massa yang berjumlah ribuan orang itu mampir dulu ke PT Jabar. Setelah itu ada yang menggelar orasi-orasi.Kemudian ada peserta aksi yang meneriaki hakim PT Jabar. Seolah dikomando kemudian massa ramai meneriakkan yel-yel yang mengecam putusan PT Jabar yang memenangkan manajemen PT DI. Kemudian sebagian massa yang berkumpul di depan gerbang mulai menggoyang-goyangkan pagar besi. Situasi pun kemudian makin memanas. Aparat keamanan yang di dalam halaman tidak bisa berbuat apa-apa karena jumlahnya sedikit. Koordinator aksi dan para orator pun mencoba menenangkan massa, meminta mereka agar tidak melakukan tindakan anarkis.Tapi, massa terlanjur terpancing emosinya. Mereka terus menggoyang-goyangkan pagar sehingga akhirnya jebol. Juga ada massa yang melempari halaman PN dengan sampah dan batu. Sebagian lainnya masuk ke halaman PT Jabvar dan memecahkan pot-pot tanaman. Sementara yang di luar pagar ada yang mencabut huruf-huruf papan nama.Aksi kemudian reda sendiri. Selain ditenangkan orator, boleh jadi karena massa sudah puas karena telah melampiaskan emosinya. Aparat keamanan sendiri datang terlambat. (gtp/)


Berita Terkait