Herman Sosok Arogan, Kena Superiority Complex & Post Power Syndrome

Rumah Jenderal Dikepung

Herman Sosok Arogan, Kena Superiority Complex & Post Power Syndrome

- detikNews
Selasa, 19 Jan 2010 11:07 WIB
Herman Sosok Arogan, Kena Superiority Complex & Post Power Syndrome
Jakarta - Sudah berkali-kali Brigjen (Purn) Herman Sarens Sudiro dipanggil untuk Pengadilan Militer namun masih tidak berhasil. Setelah pensiun, Herman kena post power syndrome dan superiority complex.

"Secara kejiwaan dia arogan. Kena post power syndrome dan superiority complex," ujar pengamat militer Mardigu WP kepada detikcom, Selasa (19/1/2010).

Menurut Mardigu, meski sudah pensiun, Herman masih memakai ornamen tentara. Masih menggunakan pengawal. Jadi tidak heran kalau didatangi sebanyak apapun tentara, tidak akan bisa membawanya.

"Masih pakai baju tentara. Begitu didatangi tentara, lu siapa, gue ini jenderal. Dulu lu semua masih coro saat gue berjuang. Jadi bisa seperti itu," ungkapnya seolah-olah menirukan pembicaraan Herman.

Mardigu mengatakan, Herman bersikukuh menggunakan hukum dulu yang belum mempunyai pasal dalam kasus pengambilalihan aset TNI. Sedangkan TNI menggunakan pasal baru.

"Tentara benar. Dia berlindung di pasal lama. Sementara ada pasal baru, yang non produktif ya diambil. Jadi militer bisa menggunakan pasal baru," jelasnya.
(gus/iy)


Berita Terkait