"Saran saya tetap harus ditempuh dialog, jangan ada pertumpahan darah karena justru tidak menyelesaikan persoalan. TNI harus menyediakan psikolog dalam perundingan itu," ujar anggota Komisi I DPR Ramadhan Pohan kepada detikcom, Selasa (19/1/2010).
Fungsi psikolog itu, menurut Ramadhan, sebagai penghubung Herman yang dalam posisi tertekan dengan TNI. Psikolog diharapkan dapat menenangkan kejiwaaan Herman, purnawirawan berusia 80 tahun.
"Di mana-mana di seluruh dunia, psikolog selalu dilibatkan dalam perundingan, komunikasi tidak boleh putus supaya pihak Herman juga tidak macam-macam. Di situ Herman bisa merasa safe, aman, nyaman, sehingga secara teknis bisa diselesaikan lebih lanjut," papar politisi PD ini.
Menurut Ramadhan, bagaimanapun juga Herman pernah memegang posisi penting di TNI dan harus dihargai. Herman juga mantan atlet nasional di beberapa cabang olah raga yang patut ditunggu sportivitasnya.
"Dia purnawirawan yang harus ktia hormati. Diajuga orang terkenal di dunia olah raga, kita asumsikan dia punya sportivitas.Β Diselesaikan saja dengan baik-baik, bagaimanapun jauh lebih baik ketimbang dengan bumi hangus," harap Ramadhan.
Brigjen Purn Herman Sarens Sudiro diduga melakukan korupsi saat menjadi Komandan Korps Mabes ABRI pada tahun 1970an. Ia ditengarai melakukan penyalahgunaan wewenang untuk mengusai aset tanah milik ABRI.
(van/nrl)











































