"Pak Marsilam, apakah Bapak sangat disegani oleh lingkungan BI?" tanya anggota pansus dari FPKB, M Toha kepada saksi Marsilam, disambut tawa anggota pansus lain dan beberapa orang di balkon ruang KK-1, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (18/1/2010).
"Saya rasa tidak," jawab Marsilam.
Pertanyaan kedua dari Toha masih mengocok perut anggota pansus Century. "Pak Marsilam, benar Bapak yang paling tua dalam rapat KSSK?" tanya Toha lagi, masih disambut tawa.
Marsilam pun menjawab santai. "Saya dua hari lebih tua dari Boediono," jawab Marsilam sambil tersenyum.
Masih soal penghormatan, Toha kembali menanyai Marsilam. Kali ini mulai menyentuh posisi Marsilam. "Apakah posisi ketua UKP3R membuat bapak sangat dihormati?" tanya Toha.
Dan Marsilam menjawab sama. "Saya tidak berpikir serupa," katanya.
Kali ini anggota pansus tidak semuanya tertawa. Tapi lima orang tidak dikenal malah tertawa keras. "Hahahah...hihihih....lucu...".
Merasa temannya disepelekan, anggota pansus dari Fraksi Partai Hanura, Akbar Faisal pun mengingatkan. "Interupsi ketua, itu yang di atas tolong boleh tertawa tapi diatur waktunya," kata Akbar sambil menunjuk ke balkon.
Melihat anggota pansus tidak senang, oknum yang berpakaian rapi ini pun melenggang keluar. "Sudahlah pertanyaannya lucu, kita diusir," kata mereka menggerutu.
(van/lrn)











































