Pertemuan Pemuda Internasional Digelar di Indonesia

Pertemuan Pemuda Internasional Digelar di Indonesia

- detikNews
Senin, 18 Jan 2010 21:21 WIB
Jakarta - The 3rd International Youth Gathering (IYG) digelar di Indonesia. Pertemuan pemuda yang dihadiri para pemuda dari 22 negara itu akan berlangsung di Depok dan Bandung. Pertemuan ini dibuka secara resmi oleh Menkominfo Tifatul Sembiring.

Acara ini dibuka Menkominfo di Aula Serba Guna Gedung Kominfo, Senin (18/1/2010). Dalam sambutannya, Menkominfo  menegaskan, pemuda dapat memberikan kontribusi dan solusi untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang tengah melanda dunia saat ini.

"Semangat pemuda diperlukan untuk menciptakan kondisi dunia yang lebih baik. Di tangan pemudalah, baik atau buruk wajah dunia di masa mendatang. Pemuda memiliki peranan yang besar untuk menghadirkan dunia yang lebih baik,” tandas Menkominfo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berbicara mengenai pertemuan pemuda internasional ketiga yang mengambil tema Youth Contribution for Peace and Better World itu, Menkominfo menyampaikan, hal ini merupakan kesempatan besar bagi pemuda dari segala penjuru dunia untuk membangun jaringan yang kuat dan mendiskusikan berbagai kepentingan bersama. Kesemuanya itu, lanjut dia,  berguna untuk  mempersiapkan diri menghadapi tantangan global di masa mendatang.

Sementara itu, Ketua Panitia Pengarah (IYG) Budi Dharmawan dalam kesempatan yang sama menyatakan, ada tiga peran yang dapat dilakukan pemuda untuk memperbaiki keadaan dunia saat ini. Yakni, kepedulian terhadap lingkungan (caring for environment), dialog antar budaya dan peradaban (dialogue among civillization) dan peningkatan mutu pendidikan (advancement of education). "Tiga hal ini akan menjadi pembahasan utama dalam pertemuan ini," jelas dia.

Menurut Budi, pertemuan ini akan memberikan kesempatan kepada para pemuda yang hadir dari 22 negara Eropa, Asia, Australia, juga Kanada -- untuk mengembangkan diri menjadi generasi muda yang lebih tangguh dalam menghadapi tantangan peradaban (civilization) di masa mendatang. Melalui paparan internasional dan pengalaman dalam berinteraksi dengan berbagai situasi dan karakter, peserta diharapkan mampu bersikap lebih arif dengan menghindari arogansi dan salah penilaian (misjudgement), serta tetap berpegang teguh pada akar budaya dan nilai-nilai kebenaran.

Melalui keikutsertaan program pertemuan ini, peserta juga diharapkan mampu memiliki pemikiran yang lebih matang, terbuka dan jernih dalam memandang berbagai problematika dunia yang berkembang dewasa ini. Salah satu hal paling menarik dari program pertemuan ini adalah kesempatan untuk memperluas persahabatan dengan pemuda dari berbagai belahan dunia.

Pertemuan ini, juga merupakan proses pembelajaran dan transformasi atau pemindahan kreativitas maupun budaya para pemuda dari satu negara ke nagara yang lain. Karena para pemuda dapat memiliki pengetahuan tentang berbagai bidang yang bertujuan untuk pengembangan SDM, pengetahuan sumber-sumber budaya, bahasa, tradisi, adat istiadat, kultur dan lain sebagainya.

Sesuai dengan tema, tujuan utama dari program ini adalah pemberdayaan pemuda . Mulai dari sikap yang akan dibawa ke masyarakat, sampai ke pola pikir cara mengatasi masalah atas apa yang terjadi di masyarakat. Peserta dapat mendukung perjuangan untuk kemajuan pendidikan, budaya dan peradaban di negara mereka.

Acara yang digagas oleh Union of NGOs of the Islamic World (UNIW) ini sendiri diikuti oleh 100  Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa dari  Turki, Albania, Macedonia, Irak, Palestina, Yordania, Mesir, Kuwait, Qatar, Sudan, Pakistan, Malaysia, Australia, Burkina Faso, Canada, Libanon serta negara-negara Eropa dan Afrika, serta pmuda, pelajar dan mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di Nusantara. Peserta akan diperkenalkan dengan berbagai keanekaragaman yang dimiliki Indonesia. Selain melakukan tukar gagasan dalam bentuk diskusi peserta juga dijadwalkan melakukan audiensi dengan Walikota Depok,  Menegpora, Mensos, Menteri Pertanian, Ketua DPR, Gubernur DKI, dan Gubernur Jawa Barat.

(asy/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads