"Saya sudah bertahun-tahun ngejar dia, sekitar lima tahunan," kata salah satu petugas intel di rumah tempat Herman berada, Blok G5 no 18, cluster Vermont Parklane, Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan, Senin (18/1/2010).
"Sebelumnya dia minta kebijakan satu minggu, saya nggak mau. Komandan saya datang, izin mau ngambil, tapi alasannya sakit. Ternyata lari ke Singapura. Sekarang ngakunya sakit lagi, minta waktu satu minggu lagi," kata intel yang tidak mau disebutkan namanya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia melanjutkan, belum tahu pasti kapan bisa mengambil Herman agar diperiksa Oditur Mahkamah Militer Tinggi. Namun demikian, segala sesuatu sudah dipersiapkan untuk penahanannya.
"Ambulan sudah disiapkan, mobil tahanan siap. Puluhan anggota sudah siap berjaga di sekitar komplek," kata dia.
(lrn/rdf)










































