Demo Potong Wedus, Depag Sewot
Senin, 19 Apr 2004 12:32 WIB
Jakarta - Departemen Agama (Depag) merasa terhina oleh aksi pemotongan wedus (kambing) yang dilakukan sekelompok demonstran. Depag menantang semua pihak membuktikan secara hukum berbagai penyimpangan yang ditudingkan."Itu (pemotongan kambing) penghinaan, memangnya mereka mau kurban," kata Kepala biro Hukum dan Humas Depag Arifin Nurdin kepada wartawan saat ditemui di kantornya, Jl. Pejambon Raya, Jakarta, Senin (19/4/2004).Lebih lanjut Arifin malah mengatakan, apa yang ditudingkan para pengunjuk rasa itu hanya bohong belaka. Mereka, kata Arifin, berbicara tidak berdasarkan fakta."Sampaikan saja faktanya kalau memang ada. Mereka hanya ngomong saja tapi tidak ada buktinya. Kita kan negara hukum, jangan ngomong di pinggir jalan kayak gitu. Kalau memang ada bukti silakan laporkan ke polisi," tegas Arifin.Seperti diberitakan sebelumnya, sekitar seratus orang yang menamakan diri Koalisi Anti KKN Depag (Kadam) menggelar unjuk rasa di kantor Depag. Mereka menuntut Menteri Agama Said Agil Husin Al Munawar mundur. Pasalnya, di bawah pimpinan Said Agil, praktik KKN di departemen itu semakin tidak terkendali.Dalam aksinya Kadam tidak hanya sekedar berorasi atau meneriakkan yel-yel agar Said Agil mundur. Mereka juga menyembelih seekor kambing berwarna hitam putih. Kambing tersebut disembelih tepat di depan pintu gerbang Depag.
(djo/)











































