Tanah Sengketa Herman Bertetangga dengan Wapres Boediono

Rumah Jenderal Dikepung

Tanah Sengketa Herman Bertetangga dengan Wapres Boediono

- detikNews
Senin, 18 Jan 2010 17:52 WIB
 Tanah Sengketa Herman Bertetangga dengan Wapres Boediono
Jakarta - Tanah kosong di seberang Kantor Imigrasi Jakarta Selatan itu tampak biasa saja. Hanya pagar seng yang menutupi. Tidak disangka tanah di sebelah rumah Wapres Boediono ini adalah sumber pengepungan rumah Brigjen Purn Herman Sarens Sudiro.

Pantauan detikcom, Senin (18/1/2010), tanah di Jl Warung Buncit 301, Jakarta Selatan tampak kosong ditumbuhi ilalang. Tanah seluas 3 hektar ini memanjang ke belakang. Di dalam tanah ini ada bangunan bekas gelanggang olah raga.

Gelanggang olah raga ini tampak rusak. Atap sengnya berkarat, catnya pudar dan kusen jendelanya lapuk. Di sebelah kirinya ada sebuah rumah bercat putih. Sebuah warung rokok berada pula di dalam tanah ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dulu waktu Pak Herman masih aktif, (rumah) itu dulu tempat tinggalnya. Setelah dia pensiun rumah itu kosong. Sekarang disewa oleh Wapres Boediono untuk tempat tinggal Paspampres," kata Leo (65), pemilik warung.

Warung Leo menjadi langganan Paspampres yang ingin membeli rokok dan makanan ringan. Menurut Leo, rumah Boediono tidak termasuk dalam tanah yang 3 hektar.

"Rumah Pak Boediono tidak masuk yang 3 hektar. Sudah beda pemilik tanah," jelasnya.

Leo mengkisahkan, tanah ini memang sudah lama menjadi sengketa antara Herman dan Mabes TNI. Bahkan pada 1995 pernah juga terjadi ribut-ribut seperti sekarang. Namun tidak ada penanda yang menunjukan kalau ini tanah sengketa.

"Kalau saya yakin sertifikatnya di Pak Herman," pungkas Leo.

(fay/iy)


Berita Terkait