"Pelaku biasanya menebar paku saat macet, sekitar pukul 15.00-20.00 WIB," kata Suhadi, warga Tanjung Priok, melalui Info Anda detikcom, Senin (18/1/2010).
Suhadi menjelaskan, biasanya para pelaku beraksi dengan menggunakan motor. Paku yang mereka tebar dibungkus dengan kertas. "Mereka kemudian menjatuhkan bungkusan paku itu di tengah kemacetan," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suhadi meminta aparat memberantas penebar paku di sekitar Galur arah Cempaka Mas. Hal ini disebabkan sangat merugikan masyarakat.
"Kalau malam ban bocor kena paku kita yang susah. Karena biasanya disuruh ganti ban dalam yang harganya bisa sampai Rp 50 ribu," keluhnya.
(nal/iy)











































