Penarikan Pasukan dari Irak, Howard Tolak Ikuti Spanyol

Penarikan Pasukan dari Irak, Howard Tolak Ikuti Spanyol

- detikNews
Senin, 19 Apr 2004 11:40 WIB
Jakarta - Pasukan Australia tetap akan berada di Irak selama beberapa bulan mendatang, meski pasukan Spanyol akan segera ditarik dari negeri bekas rezim Saddam Hussein itu.Demikian ditegaskan Perdana Menteri (PM) Australia John Howard seperti dilansir situs News.com.au, Senin (19/4/2004). Dikatakan Howard, penarikan pasukan Spanyol tidak akan mengubah komitmen Australia dalam pembangunan kembali Irak. "Itu tidak akan mengubah posisi pemerintah Australia. Personel kami akan tetap di Irak dan sekitarnya sampai tugas-tugas yang telah diberikan kepada mereka diselesaikan," tandas pemimpin negeri Kangguru itu."Keputusan Spanyol tidak akan berakibat apapun pada pendekatan pemerintahan saya," imbuh Howard pada Radio ABC.PM Spanyol Jose Luis Rodriguez Zapatero hari ini menyatakan telah memerintahkan 1.400 pasukan Spanyol di Irak untuk kembali ke tanah air secepat mungkin. Australia memiliki 850 personel di Timur Tengah, dengan sekitar 300 personel di Irak yang bertugas memelihara keamanan, melatih personel militer Irak serta bekerja di pusat kontrol lalulintas udara di bandar udara Baghdad.Adapun pemimpin Kongres Nasional Irak Ahmad Chalabi mengatakan bahwa dirinya berharap pasukan Australia akan tinggal di Irak selama setidaknya 18 bulan ke depan. Ini agar bisa menyelesaikan peran mereka sebagai pelatih personel militer di Irak. (ita/)


Berita Terkait