"Saya baca bahwa 3.000 prajurit telah tiba, Marinir-marinir bersenjata seakan mereka akan berperang. Tak ada kekurangan senjata di sana, ya Tuhan. Dokter-dokter, obat-obatan, bahan bakar, rumah sakit lapangan, itulah yang seharusnya dikirimkan AS," cetus Chavez dalam acara televisi mingguannya seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (18/1/2010).
"Mereka (AS) menduduki Haiti secara rahasia," kata pemimpin Venezuela itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditegaskan Chavez, dirinya tidak bermaksud meremehkan upaya kemanusiaan yang dilakukan AS di Haiti. Namun Chavez mengaku hanya mempertanyakan perlunya AS mengerahkan begitu banyak pasukan.
Pemerintah AS mengirimkan lebih dari 5.000 tentara dan Marinir ke Haiti pasca gempa berkekuatan 7 Skala Richter yang meluluh-lantakkan negara miskin itu. Bahkan sekitar 10 ribu tentara AS lainnya akan tiba di Haiti untuk memulihkan keamanan di negeri itu seiring meningkatnya aksi penjarahan dan kekerasan yang dilakukan para korban gempa yang selamat.
(ita/iy)











































