Israel Akui Bunuh Rantissi, Tapi Bukan Pesanan AS

Israel Akui Bunuh Rantissi, Tapi Bukan Pesanan AS

- detikNews
Senin, 19 Apr 2004 09:27 WIB
Jakarta - Israel mengakui pembunuhan atas Pemimpin Hamas Abdel Aziz Rantissi. Dia dianggap memicu serangan bom bunuh diri. Tapi bukan karena pesanan AS."Kita tidak minta lampu hijau dari AS dan kita tidak mendapat lampu hijau. AS tidak ada kaitannya dengan hal ini," kata Raanan Gissin selaku jubir PM Israel Ariel Sharon seperti dilaporkan The Washington Post, Senin (19/4/2004).Menurut Gissin, Rantissi merupakan operator teroris nomor satu di Gaza sehingga harus dihabisi. Israel akan terus memerangi apa yang dianggapnya aktivitas teroris.Sementara Sharon, seperti dilaporkan BBC News, bersikukuh akan meneruskan kebijakannya yang kontroversial, yakni membunuh semmua yang dia anggap pemimpin organisasi Hamas.Hal ini ditegaskannya saat hendak mengikuti rapat kabinet di Yerusalem. Sementara di Kota Gaza, puluhan ribu warga Palestina turun ke jalan untuk mengiringi pemakaman Rantissi.Sharom menilai pembunuhan terhadap Rantissi dapat dibenarkan karena pemimpin Hamas itu secara terbuka mendukung dan menganjurkan serangan bom bunuh diri terhadap warga sipil Israel. (sss/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads