Menurut pedagang mie ayam, Udin, yang biasa mangkal di bawah jembatan stasiun kereta Pangeran Jayakarta, kawasan tersebut memang biasa banjir karena laut pasang meski hujan tidak datang. "Cuma kalau banjir akibat laut pasang, banjirnya tidak sampai ke sini (tempat jualan)," kata Udin pada detikcom, Minggu (17/1/2010) pukul 15.30 WIB.
Ruas jalan yang digenangi air selutut adalah jalan dari arah Gunung Sahari menuju Stasiun Beos dan arah sebaliknya. Banjir ini dimanfaatkan anak-anak untuk bermain air. Dengan riang gembira mereka menciprat-cipratkan air yang tak jernih itu pada temannya.
Karena banjir tersebut, jarang ada kendaraan yang lewat di jalan itu. Lokasi banjir itu tepat di belakang Pasar Pagi Mangga Dua. Jalan Pangeran Jayakarta merupakan akses alternatif menuju pusat belanja itu.
Hingga berita ini diturunkan, hujan masih mendera kawasan tersebut. Genangan air juga terpantau di depan Mangga Dua Square yaitu Jl Gunung Sahari menuju Ancol.
(mei/nrl)











































