Para ahli memperkirakan kesenjangan gender yang terjadi di China akan menyebabkan 24 juta pria tanpa pasangan menjelang 2020. Hal inilah yang membuat orangtua Mengmeng khawatir bayi lucunya itu kesulitan mendapatkan istri ketika dia dewasa.
"Saat ini, mencari pasangan sangat kompetitif, orangtua harus mempersiapkan lebih dini bagi anak mereka terkait sebuah sekolah yang baik atau pasangan," kata Zhang, seorang profesional keuangan berusia 30 tahun, yang menolak menyebutkan nama lengkapnya, seperti dilansir The Straits Times, Minggu (17/1/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di China, rasio normal pria-wanita berkisar 103 atau 107 pria untuk tiap 100 wanita. Menjelang 1980-an, terdapat 108 anak lelaki lahir untuk tiap 100 anak perempuan, dan menjelang tahun 2000, perbandingan ini meningkat 116 anak lelaki untuk 110 anak perempuan, dan melonjak 140 anak lelaki di kawasan pedesaan.
Alhasil, China akan menghadapi kelebihan 24 juta perjaka pada akhir dekade ini berdasarkan studi mutakhir lembaga studi Chinese Academy of Social Sciences. (nrl/anw)











































