Lagi, Aparat Gabungan Temukan 21 Bom Rakitan di Poso
Minggu, 18 Apr 2004 13:47 WIB
Palu -
Penyisiran yang dilakukan aparat gabungan TNI dan Polri di Poso, sejak Sabtu(17/4/2004) membuahkan hasil. Puluhan bom rakitan dan sejumlah senjata lainnya berhasil diamankan di bekas wilayah konflik Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Bom rakitan dan senjata rakitan itu ditemukan aparat yang tergabung dalam Satuan Tugas Operasi Sintuvu Maroso III Poso dari 7 desa di wilayah Poso Pesisir. Penyisiran itu dilakukan sejak 10.00-13.00 Waktu Indonesia Tengah (WITA).Informasi ini disampaikan oleh Kepala Satgas Ops Sintuvu Maroso Komisaris Besar Polisi Moh. Rum Rumkal kepada detikcom, Minggu (18/4/2004). Menurut perwira menengah dari Mabes Polri ini, bom rakitan dan senjata rakitan itu mereka temukan di bawah jembatan dan kebun cokelat milik warga setempat di wilayah Poso Pesisir."Itu hasil penyisiran yang kita lakukan di Desa Masamba, Tokorondo, Ratulene, Kasiguncu, Tiwa'a dan Desa Masani, di Kecamatan Poso Pesisir," ungkap Rum.Rincian temuan aparat gabungan itu, menurut Rum, 21 bom rakitan yang masih aktif, 1 peluncur, 27 anak panah, 2 potong grendel senjata api, 2 pucuk senjataapi laras panjang rakitan, 1 telescope dan sejumlah atribut TNI dan Polri.. Selain itu, di Desa Tokorondo, aparat juga menemukan jacket antipeluru. Saat ini seluruh temuan aparat itu diamankan di Kantor Satgas Ops Sintuvu Maroso di Kecamatan Poso Kota. "Ada pun bom-bom rakitan tadi akan didisposal sore ini oleh tim penjinak bahan peledak di Kantor Satgas," sebutnya."Selanjutnya aparat masih akan terus melakukan penyisiran dan razia bahan peledak maupun senjata pi rakitan sejumlah lokasi rawan di wilayah Poso,"demikian Rum.
(asy/)










































