Demi Selamatkan Nyawa, Kaki Terpaksa Diamputasi

Gempa Haiti

Demi Selamatkan Nyawa, Kaki Terpaksa Diamputasi

- detikNews
Sabtu, 16 Jan 2010 15:08 WIB
Demi Selamatkan Nyawa, Kaki Terpaksa Diamputasi
Port-au-Prince - Tim penyelamat dari Belgia itu harus membuat sebuah keputusan penting. Ada seorang wanita yang terjebak di reruntuhan bangunan akibat gempa berkekuatan 7,0 SR yang mengguncang Haiti. Demi menyelamatkan nyawanya, kaki wanita tersebut terpaksa dipotong.

Kejadian berlangsung di kota Port-au-Prince, Sabtu (16/1/2010), wanita tersebut berumur 28 tahun dan berada dalam kondisi lemas. Ia mampu bertahan selama 3 hari di bawah reruntuhan bangunan akibat gempa.

Tidak hanya wanita tersebut, seorang bayi sebelumnya berhasil diselamatkan dalam keadaan hidup.

"Kami bersama tim penyelamat Spanyol telah menyelamatkan seorang bayi kemarin. Sekarang wanita ini," kata Sersan Mayor Edouard Dekoster, penanggung jawab tim, seperti dikutip AFP.

Bayi yang dimaksud Edourad itu berumur 16 bulan. Saat ditemukan, kondisinya masih sehat dengan hanya goresan di bagian tubuhnya.

Penyelamatan itu bermula dari suara tangis bayi dari balik reruntuhan bangunan rumah keluarga Tilin. Bayi itu tergolek di dekat tubuh orangtuanya yang sudah tak bernyawa lagi. Bayi itu bernama Winnie Tilin.

"Kami senang. Atas dasar itulah kami di sini. Sangat menyenangkan bisa menolong orang yang masih hidup," lanjut Edouard.

Hingga kini, diduga masih banyak warga Haiti yang tertimbun reruntuhan dan belum diselamatkan. Sebagian besar, bahkan dinyatakan sudah meninggal dunia. Data terakhir yang disampaikan pemerintah mencapai angka 200 ribu korban jiwa.

Tim relawan juga terus berdatangan dari penjuru dunia. Bantuan makanan, obat-obatan pun terus mengalir. Bandara utama Haiti kini dikelola oleh Angkatan Udara AS untuk memudahkan arus bantuan.
(mad/gah)


Berita Terkait