Tiga orang warga Bali yang selamat diantara ratusan ribu korban meninggal, yaitu Ni Luh Made Juini, Ni Ketut Yasri Astiti dan I Gusti Ayu Putu Sukerti.
"Kami minta tolong kepada pemerintah agar mengurus kepulangan anak saya dan temannya ke Bali," kata Wayan Maliana, orang tua Juini di rumahnya, Dusun Kembang Merta, Desa Pancasari, Bedugul, Tabanan, Bali, Sabtu (16/1/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bencana gempa Haiti pada 12 Januari sangat meresahkan keluarga Juini di Bali. Maliana dan keluarganya panik karena belum mengetahui nasib anaknya.
Keluarga makin resah karena tidak berhasil menghubungi anaknya melalui telepon. "Mungkin karena jaringan komunikasi di Haiti lumpuh," ujar Maliana.
Keluarga merasa tenang setelah mendapatkan kabar anaknya selamat dari gempa melalui email yang dikirim oleh Juini pada 14 Januari 2010. "Ia mengaku telah dievakuasi oleh PBB ke sebuah hotel," kata Maliana.
Kecemasan keluarga hilang setelah berhasil berkomunikasi langsung dengan Juini melalui telepon pada Jumat (15/1/2010) serta Sabtu pagi (16/1/2010). "Juini akan pulang ke Bali setelah selesai mengurus administrasi di Haiti," kata Maliana.
(gds/gah)











































