"Seharusnya Wantimpres tidak bicara seperti itu. Harusnya bicara langsung saja pada presiden. Salah tempat itu," kata Wakil Ketua Partai Demokrat, Ahmad Mubarok, lewat telepon, Sabtu (16/1/2010).
Menurut Mubarok, anggota Wantimpres diberikan kewenangan untuk memberikan pendapat apa pun pada presiden, termasuk soal kasus Century. Pernyataan Buyung di depan publik dinilai oleh Mubarok tidak sesuai meski mengatasnamakan aktivis.
"Iya dia aktivis, tapi kan jabatan Wantimpres itu masih melekat," tegasnya.
Terkait Kasus Century, Mubarok menilai itu sudah diserahkan penanganannya pada mekanisme hukum dan politik yang ada. Tidak perlu semua permasalahan bangsa ditanggapi langsung oleh presiden.
"Seluruh permasalahan di negeri ini adalah tanggung jawab presiden. Sampai ada orang nggak dapat rumah ke presiden. Tapi kan ada sistem. Lalu ada kepolisian dan kejaksaan. Orang hanya mau semuanya dikaitkan dengan presiden," tutupnya.
Buyung sebelumnya menyatakan, Presiden SBY diminta berani menyatakan bahwa bailout Bank Century adalah tanggungjawabnya. Hal ini penting untuk menenangkan eskalasi reaksi masyarakat terhadap kebijakan yang menyedot uang negara sebesar Rp 6,7 triliun ini.
"Kalau ini merupakan kebijakan murni dan bersih, maka presiden sebagai kepala negara harus mengatakan ini adalah kebijakan negara, kebijakan pemerintah," ucapnya usai acara mimbar bebas di Hotel Nikko, Jumat malam. (mad/mad)











































