Setelah Dihack, Data Hasil Pemilu Tidak Diupdate 12 Jam
Minggu, 18 Apr 2004 06:22 WIB
Jakarta - Data hasil penghitungan suara Pemilu 2004 tidak diupdate oleh Tim TI KPU lebih dari 12 jam. Data itu tidak diupdate oleh KPU sejak situs KPU dihack pada Sabtu (17/4/2004) malam pukul 18.45 WIB.Berdasarkan pengamatan detikcom hingga pukul 06.00 WIB data jumlah total hasil penghitungan suara masih tetap berada pada posisi 90.429.224 suara dengan posisi Partai Golkar berada pada urutan pertama dan disusul dengan PDIP di posisi kedua. Golkar dalam perolahan suara terakhir mampu mengumpulkan suara sebanyak19.040.427 dan PDIP mendapatkan 17.690.832 suara. Kemudian disusul pada tempat ketiga oleh PKB dan PPP di urutan keempat.Aksi hacker terhadap situs penghitungan suara KPU ini terjadi di saat penghitungan suara di Pusat Tabulasi Nasional akan ditutup pada Senin (19/4/2004) pukul 11.00 WIB besok. Dengan jebolnya situs penghitungan suara oleh hacker ini sebagai antiklimaks di akhir penutupan masa penghitungan suara.Sejak kemunculan situs penhitungan suara KPU telah menimbulkan sejumlah tanda tanya atas kinerja Tim TI KPU. Bukan hanya soal aksi hacker saja, tetapi soal angka 70 juta yang sempat menghebohkan KPU karena tiba-tiba angka melesat jauh dari perolehan semula yang hanya 19 juta. Begitu juga dengan sikap Tim TI KPU yang memblokir data hasil penghitungan suara dengan alasan ada komersialisasi terhadap hasil penghitungan suara.
(mar/)











































