Setidaknya lebih dari 40 ribu jenazah telah dikubur Pemerintah Haiti., Diperkirakan 100 ribu lagi korban tewas dalam pekan ini yang belum ditemukan di bawah reruntuhan bangunan, demikian dikatakan pejabat senior Haiti seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (16/1/2009).
Sementara korban yang hidup merasakan kelaparan hingga meminta-minta makanan dan minuman di jalanan. Kelaparan ini terjadi karena bantuan internasional, termasuk makanan, belum banyak yang terbagi karena kerusakan infrastruktur, termasuk bandara dan pelabuhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tak ada yang menolong kita. Tolong beri kita air atau orang-orang akan segera mati," ujar pemilik rumah yang membuka rumahnya untuk menampung 500 pengungsi, Renelde Lamarque.
Sementara Pemerintah Haiti mengkhawatirkan kekerasan di jalanan akan timbul karena kondisi korban gempa dan pengungsi yang sudah dalam tahap putus asa itu.
"Geng sudah mulai untuk menguasai jalanan dan ketakutan pemerintah yang utama adalah meledaknya kekerasan," ujar Menteri Keamanan Publik Aramick Louis.
(nwk/nwk)
